Rabu, 30 November 2016

Kinerja Pemprov Menurun Buat Warga Tidak Puas

Berita Indonesia


Berita Indonesia - Kekecewaan warga akan kinerja Pemprov semakin besar dan bahkan setelah cutinya Basuki Tjahaja Purnama atau yang di kenal dengan Ahok pun semakin membuat warga sangat tidak puas akan pelayanan yang di lakukan oleh aparat pemerintah yang diamna pun sangat tidak merespons setiap laporan warga yang sudah di laporkan tersebut.

Sejak Agustus hingga November ini pun memang sangat terjadi penurunan dan itu pun membuat warga sangat tidak puas. Kini pun setiap warga melakukan pelaporan yang sama dan membuat kinerja dari Pemprov pun di nilai menurun karena laporan yang di ajukan tidak di lakukan.

"4 bulan belakangan ini banyak user yang melaporkan dan mengeluh akan kinerja dari aparat pemerintah yang tidak maksimal dalam menindaklanjutkan semua laporan tersebut. Dan bahkan melalui aplikasi Qlue sendiri pun nampak jelas begitu banyak warga yang tidak merasa puas karena pelayanan tersebut," ungkap Elita Yunanda yang merupakan Marketing Communications Manager Qlue.

Dari data yang masuk selama bulan Agustus hingga September pun tingkat kepuasan di Jakarta pun menurun dibandingkan di bulan Oktober hingga November 2016. Dan kini pun aparat pemerintah di haruskan untuk bisa segera merubah dan juga mendengarkan keluhan dari warga yang ada untuk bisa kembali meningkatkan kepuasan kepada setiap warga yang melaporkan agar bisa di selesaikan dengan baik.

Sebanyak 82.983 total laporan yang masuk di bulan Agustus hingga September 2016 dan bahkan dari hasil yang di jumlahkan pun tercatatkan 14,3 persen mendapatkan tingkat kepuasan yang memiliki rating yang rendah dan skalanya mencapai 1-2. Dan ini pun menjadi salah satu tindak kepuasan yang tidak di inginkan setiap warga.

Dan di bulan Oktober hingga November 2016 pun tercatatkan 77.496 laporan yang masuk dan di terima. Dna bahkan mencapai 16,06 persen tingkat laporan rating kepuasan yang rendah. Dan itu pun membuat banyak penurunan. Dan pihak aparat pemerintah pun di pastikan akan menerima banyak komplain karena tidak ada jalan yang di lakukan untuk bisa meningkatkan kepuasan warga setelah Ahok mengambil Cuti.

Dari 23.683 laporan yang masuk ke aparat sendiri mengenai keluhan di parkir liar dan untuk feedback kurang baik di bulan Agustus hingga November 2016 pun ratingnya mencapai skala maksimal 5. Dan 56 persen bisa di pastikan warga menyatakan ketidak puasan dari cara kerja aparat pemerintah dalam mengurus parkir liar.

Dan dalam hasil pengecekan sendiri pun Elita merangking 5 besar kelurahan yang mendapatkan hasil positig terbanyak dimana ada Kelurahan Cempaka Putih Barat, Halim Perdana Kusuma, Senayan dan juga Kayu Manis serta Kartini. Dan kinerja dari aparat pemerintah pun di harapkan bisa di respons dengan baik dan bisa di selesaikan dengan cepat oleh setiap warga.



0 komentar:

Posting Komentar