Sabtu, 12 November 2016

Ocehan Donald Trump Buat Gregg Popovich Sakit Perut

Berita Indonesia
Gregg Popovich Akui Sakit Perut Dengar Ocehan Trump

Berita Indonesia - Terpilihanya Donald Trump menjadi Presiden terpilih untuk Amerika Serikat rupanya tidak hanya membuat beberapa warga khawatir. Dan bahkan pelatih San Antonio Spurs yakni Gregg Popovich sendiri pun menyatakan sakit perut akan ocehan yang di keluarkan oleh Donald Trump tersebut. Dan itu pun menjadikan Popovich menjadi salah satu orang yang paling membenci akan kepemimpinan dari Trump tersebut.

Bagi beberapa warga negara AS sendiri pun Trump sendiri merupakan salah satu yang paling menyeramkan karena merupakan salah satu yang paling di waspadai akan kemenangan di pemilihan Presiden AS tersebut. Dan berhasil mengalahkan Hillary Clinton pun membuat Donald Trump berhasil meraih 276 Electoral dan menjadikannya sebagai Presiden AS ke-45.

Dan Popovich sendiri merupakan salah satu orang yang paling membenci Trump. Dan Popovich sendiri pun menyatakan muak akan ocehan dan ucapan sampah yang di keluarkan oleh Trump tersebut ketika melakukan kampanye. Dan bagi Popovich sendiri pun Trump merupakan Presiden terpilih yang telah salah di pilih karena Trump tidak dapat memimpin AS.

"Saya tidak pernah menyatakan kalau Partai Republik menang atau apa pun cuma saya sangat jijik akan semua komentar dan juga ucapan yang di keluarkan oleh Trump saat kampanye. Dia membahas akan rasis, homophobic dan bahkan xenophobia dan saya merasa itu semua sangat tidak masuk di akal dan saya sangat jijik hingga perut saya sakit," ungkap pelatih Spurs tersebut.

"Di tempat yang saya tinggal saat ini pun semuanya telah di abaikan dan itu yang membuat saya sangat takut. Saya merasa ini bukan merupakan kesalahan dari hubungan di lingkungan dan kenapa dia membicarakan hal tersebut. Saya merasa semunya memilih tanpa memikirkan akan masalah yang akan terjadi nantinya," sambung Popovich.

Trump Dinilai Rampas Kebebasan AS

Dan bukan hanya itu saja Popovich juga menyatakan bahwa Trump sudah melakukan perampasan terhadap kebebasan warga negara AS. Dan yang paling di prihatikan oleh Popovich sendiri adalah kaum minoritas yang ada di Negeri Paman Sam tersebut.

"Saya merupakan salah satu kulit putih dan memiliki harta yang bergelimang dan saya sangat sakit perut akan semua ucapan Trump saat kampanye. Dan yang saya pikirkan adalah kaum Muslin dan keturunan orang Afro yang haknya akan di ambil oleh Trump nantinya," ketus Popovich.

"Yang saya herankan adalah kenapa semua orang tidak memikirkan kaum-kaum minoritas dan malah memilih Trump. Saya kasihan terhadap anak-anak yang akan bertanggung jawab akan semuanya kedepan nanti. Dan saya berharap semuanya bisa berpikir dengan jelas dan bisa mengetahui akan kesalahan yang mereka lakukan dalam memilih Trump." tutup Popovich.

Berita Indonesia




0 komentar:

Posting Komentar