Minggu, 27 November 2016

Polrestabes Medan Grebek Gudang Beras Medan

Berita Indonesia


Berita Indonesia - Polrestabes Medan melalui Petugas Satuan Narkoba berhasil mengamankan 15 kilogram sabu dan juga 20 ribu butir pil ekstasi serta berhasul mengamankan kurir narkoba yang berinisialkan LH. Dan kini pihak Polrestabes sendiri sedang melakukan pengecekan demi mendapatkan kepastian pasti dari tersangka agar bisa mendapatkan kepastian dari tersangka.

"Kami berhasil melakukan penggerebekan di rumah Mulyono yang ada di Jalan Utama I, Desa Kolam. Dan sekitar pukul 21.00 WIB pun kami berhasil mengamankan semuanya dan kini sedang dalam proses pengecekan berlanjut demi mendapatkan lagi tersangka yang terlibat dalam hal ini," ungkap Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto.

Pihak kepolisian sendiri pun memang sudah lama mencurigai akan seorang tamu yang berada di rumah tersebut karena selalu mengambil barang jeni sabu dan pil ekstasi yang dalam jumlah besar. Dan itu pun membuat Polrestabes Medan pun sudah menunggu akan penggerebekan tersebut.

"Dalam hasil penyelidikan selama 3 bulan terakhir ini pun kami berhasil meringkus kurir yang mengangkut narkoba tersebut dan kami sudah mengamankan semuanya sambil mencari keterangan lanjut lagi agar bisa menangkap otak dari penjualan narkoba ini," sambung Mardiaz.

Kurir yang berinisial LH tersebut pun berhasil di kepung oleh petugas di rumah tersebut dan berhasil mengamankan hingga 15 kilogram sabu dan juga 20 ribu pil ekstasi. Dan tersangka LH sendiri merupakan anak buah dari Mulyono yang dimana juga di bekukan di tempat peringkusan keduanya.

"Kami sudah mengikutinya dari keluar Carrefour dan bahkan melihat LH membawa barang tersebut keluar dan mengantarnya ke rumah tersebut. Dan kami langsung melakukan pengepungan dan melakukan penangkapan kepada keduanya," ucap Mardiaz.

Dan Kapolrestabes tersebut pun menjelaskan bahwa belasan kilogram narkoba berjenis sabu dan juga puluhan butir pil ekstasi pun di konversi bernilai hingga 17 miliar rupiah. Dan kini pun petugas sedang melakukan penggeledahan berlanjut untuk bisa mencari bukti lainnya. Dan kini LH sendiri sudah menyatakan bahwa dirinya merupakan kurir. Dan selama perjalanan pun pihak Polisi berhasil mencari tahu LH mengangkut barang tersebut darimana dan kepada siapa.

"Jalur laut jadi cara mereka memasukan barang tersebut dan dari negara tetangga pun mereka berhasil membawanya ke Indonesia. Dan ini merupakan jaringan internasional dan ini membuat kami harus bisa mencari pelaku lainnya lagi," ungkapnya.

Dan kini pihak kepolisian masih terus mencari dan memeriksa tersangka yang telah di tangkap. Dan masih akan mencari tersangka lainnya yang sudah dalam DPO. Mantan Kapolres Nias tersebut pun masih mencari tahu siap pelaku utama dari pemilik barang tersebut. Dan bahkan penghuni rumah maupun abang kandung dari Mulyono yakni Supriyanto pun tidak mengetahui akan hal tersebut dan bahkan tidak mengetahui siap LH yang bekerja untuk adiknya tersebut.

"Mulyono kerja di bagian kontraktor dan baru 1,5 tahun saja ngontrak di sini bersama saya. Sebelumnya itu dia jual mie Aceh dan sudah di tutup karena di buka gudang beras. Dan saya cuma tahu itu saja," ungkap Supriyanto.



0 komentar:

Posting Komentar