Jumat, 25 November 2016

V. Sundramoorthy Menyatakan Malu Karena Kalah Dari Indonesia

Berita Indonesia


Berita Indonesia - Kekalahan Timnas Singapura atas Indonesia pada malam kemarin membuat V. Sundramoorthy pun merasa sangat kecewa. Dan kekalahan tersebut pun membuat Singapura harus tersingkirkan dalam ajang tersebut. Singapura sendiri tampil dengan para pemain terbaiknya akan tetapi masih belum bisa membuat Indonesia pun tertekan pada babak pertama. Akan tetapi Singapura membuka harapan berkat gol yang mereka ciptakan dahulu di babak pertama melalui gol dari Khairul Amri.

Akan tetapi gol tersebut pun tidak membuat Singapura pun merasa aman dan bahkan di babak kedua pun Indonesia berhasil dalam memberikan tekanan kepada Singapura. Dan gol yang ditunggu Indonesia pun akhirnya tercipta melalui gol dari Andik Vermansyah dan membuat skor pun imbang. Hasil imbang pun membuat Singapura pun harus merubah formasi demi mendapatkan serangan lagi.

Dan kekecewaan dari V. Sundramoorthy akhirnya muncul ketika gol dari tendangan voli dari Stefano Lilipaly membuat The Lions pun harus gagal menahan imbang Indonesia. Dan kegagalan tersebut pun membuat Singapura harus pulang kampung karena gagal dalam melaju ke semifinal Piala AFF. Dan ini pun menjadi kala kedua bagi Singapura karena harus gagal kembali masuk ke semifinal di ajang tersebut.

"Kami memimpin laga dengan skor yang di cetak oleh Amri dan kami pun berhasil mempertahankannya sampai babak pertama usai. Akan tetapi kami gagal dalam membuat gol lagi di babak kedua dan bahkan Indonesia berhasil membuat dua gol yang tidak di sangka oleh kami. Dan kami harus kembali gagal dalam meraih kemenangan dan untuk bisa lolos lagi ke semifinal," ungkap pelatih Singapura tersebut.

Dan bahkan pelatih yang kini sudah berusia 51 tahun tersebut pun tidak mau menjawab akan masa depannya bersama dengan Timnas Singapura setelah kekalahan dari Indonesia tersebut. Kontraknya sendiri tinggal semusim lagi dan itu pun membuat dirinya masih harus menunggu kepastian dari pihak Timnas Singapura apakah akan memberikannya kontrak baru atau tidak setelah gagal dalam membawa Singapura untuk masuk ke semifinal Piala AFF pada tahun ini.

"Semuanya bekerja dengan sangat baik dan bahkan seluruh pemain pun berusaha keras untuk bisa mendapatkan yang terbaik. Akan tetapi sampai menit akhir pun kami harus gagal dan kami tidak bisa mengalahkan semangat dari para pemain Indonesia. Dan untuk masa depan saya sendiri saya tidak akan ambil pusing biar enam bulan ke depan pun orang-orang yang menilai kualitas yang saya berikan," tutup pelatih Singapura tersebut.



Sumber : Berita Indonesia 24 Online

0 komentar:

Posting Komentar