Jumat, 09 Desember 2016

Ahok Angkat Bicara Soal Sengketa Lahan Eks Kedubes Inggris

Berita Indonesia


Berita Indonesia - Keinginan pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam membeli lahan dari eks Kedubes Inggris di jalan Thamrin yang bernilai hingga 479 miliar rupiah megalami masalah. Lahan eks Kedubes Inggris tersebut merupakan salah satu aset dari Pemerintah Pusat. Dan itu pun membuat Ahok pun angkat bicara akan sengketa lahan tersebut.

Dan Ahok sendiri pun angkat bicara akan soal sengketa lahan tersebut yang dimana Ahok sendiri mengatakan bahwa pembelian lahan tersebut pun memang sudah mendapatkan rekomendasi dari BPN dari tahun 2015 lalu. Dan kini pun menjadi permasalahan yang serius karena tanah tersebut sekarang merupakan milik dari Pemerintah Pusat.

Dan Ahok sendiri menyatakan bahwa pembelian akan lahan tersebut pun sudah dicetuskan sejak Presiden Joko Widodo masih seorang Gubernur DKI dan tepatnya pada 2013 lalu. Dan Ahok juga menambahkan semuanya sudah di setujui dan sudah sesuai prosedur.

"Semuanya sudah di rekomendasikan sejak 2015 dan bahkan MoU sendiri menyatakan pembelian sudah di lakukan oleh Bapak Jokowi sendiri yang dimana pada saat itu Pak Jokowi masih menjabat sebagai seorang Gubernur," ungkap Gubernur nonaktif tersebut.

Dan bahkan Ahok sendiri memiliki rencana untuk bisa menjadikan lahan tersebut sebagai ruang terbuka hijau yang ada di dekat bundaran HI tersebut. Akan tetapi dari kabar yang terdengar melalui Sekretaris Daerah DKI Jakarta sendiri yakni Saefullah pun menyatakan bahwa lahan miliki mantan Kedubes Inggris tersebut sudah di miliki sendiri oleh pemerintah pusat.

Kasus akan pembelian aset pemerintah pun bukan hal terjadi sekali saja melainkan juga sudah terjadi beberapa kali. Contohnya pada lagan Cengkareng yang dimana ingin dijadikan lahan oleh Dinas Perumahan pun akhirnya harus di batalkan karena itu merupakan miliki dari Dinas Perikanan DKi sendiri. Dan kejadian ini pun akan segera di selesaikan agar tidak terjadinya konflik berkepanjangan.



0 komentar:

Posting Komentar