Sabtu, 07 Januari 2017

Apa Alasan Orang Indonesia Sering Nyebar Berita Hoax?

Apa Alasan Orang Indonesia Sering Nyebar Berita Hoax?


Berita Indonesia - Banyaknya berita hoax atau berita palsu yang kini merajalela di Tanah Air Indonesia sudah tidak asing lagi. Dan bahkan kini pun beberapa situs online dan bahkan media sosial bahkan hingga aplikasi pesan instan berupa chatting pun bisa menjadi salah satu alternatif bagi para hoax untuk bisa menyebar berita palsu.

Dan pasti banyak orang yang bertanya kenapa orang Indonesia selalu menyebar akan berita hoax tersebut dan apa penyebabnya. Dan Septiaji Eko Nugroho yang merupakan Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax pun menyatakan bahwa penyebab masyarakat Indonesia sering menyebar berita hoax karena teknologi yang tidak di barengi dengan budaya kritis yang bisa melihat persoalan dengan baik.

"Indonesia itu bukan negara kecil bahkan termasuk 5 besar pengguna Smartphone di dunia. Tapi untuk tingkat literasinya Indonesia termasuk dua terbawah," ungkap Septiaji.

Dan dari hasil riset dari World's Most Literate Nation yang baru di publikasikan di pertengahan tahun 2016 pun dari 61 negara yang di libatkan dalam studi pun Indonesia termasuk dalam urutan ke-60 dalam soal minat untuk membaca. Dan itu sangatlah kurang sekali bagi Indonesia.

Dan menurut Septiaji sendiri pun pengguna internet di Indonesia memang sering menyebarkan hoax tanpa memeriksa terlebih dahulu akan kebenaran dari berita tersebut. Dan itu pun membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat besar penyebaran hoaxnya.

"Saya merasa kalau orang yang menyebarkan berita hoax pertama itu pasti bangga karena bisa menyebarkan dahulu informasi yang tidak benar dan itu bisa merugikan negara," sambung Septiaji.

Dan dengan nada yang sama pun Komarudin Hidayat yang merupakan salah satu pengurus akademisi dan intelektual Muslim pun mengakui sangat menyayangkan karena sikap masyarakat Indonesia yang sering menyebarkan berita hoax tanpa membaca dahulu dan juga mempertimbangkan akan hasil bacaan yang mereka publikasikan tersebut.

"Banyak yang ingin mencari sensai dan bahkan berlomba-lomba untuk bisa menjadi yang terdepan agar bisa lebih terkenal. Tetapi semua beritanya itu bohong dan itu sangat merugikan setiap orang yang di beritakan oleh mereka dengan berita hoaxnya," ungkap Komarudin.

Hoax merupakan salah satu hal yang paling berbahaya selain bisa merugikan banyak pihak pun bisa menimbulkan banyak korban karena ikut dalam merespon akan berita hoax tersebut. Selain kehilangan materi dan reputasi pun pastinya akan sangat mengancam nyawa. Dan bahkan Komarudin sendiri menyamakan Hoax itu seperti narkoba yang berbahaya jika kita sentuh.

Komarudin pun melanjutkan bahwa penyebaran hoax pun sangat masif karena di dorong oleh medsos. Penyebar hoax di internet sendiri tidaklah takut karena semua yang di gunakan pun hanyalah akun yang tidak asli dan itu pun menjadikan salah satu alternatif bagi para penyebar hoax untuk bisa beraktifitas dengan cepat di medsos.

Dan Komarudin pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar bisa lebih memiliki sikap yang positif dan juga membaca dengan baik akan berita yang benar dan tidak menimbulkan banyak permasalahan dengan menyebarkan berita hoax pada medsos yang ada. Dan Komarudin juga sangat berharap bagi para pengguna situs online dan medsos dan juga pesan chatting bisa mengurangi berita hoax tersebut.

"Periksa kebenarannya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya," ujar Komarudin. "Kalau tidak jelas ya berhenti dan jangan ikut dalam melakukan kejahatan di medsos. Jangan mau ikut-ikutan karena ini juga akan membuat kerugian tersendiri nantinya."



Sumber : Kompas

0 komentar:

Posting Komentar