Senin, 20 Februari 2017

Jakarta Banjir Lagi! 54 Titik Banjir Terdeteksi

Jakarta Banjir Lagi! 54 Titik Banjir Terdeteksi


Berita Indonesia - Jakarta Banjir lagi. Kali ini sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir dari pagi tadi. Akibat banjir tersebut pun ribuan rumah warga terendam banjir yang dimana ketinggiannya mencapai 150 cm. Dan banjir ini pun menjadi banjir terbesar yang pernah di dapatkan sebelumnya juga di Jakarta.

Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau di singkat BNPB sendiri pun sudah menginformasikan bahwa dari 401 laporan akan hal banjir di sekitar Jakarta dan Jakarta pun sudah di laporkan. Dan sebanyak ribuan rumah dan jalanan terendam akan banjir tersebut yang dimana mencapai ketinggian 10 - 150 cm.

"Sebanyak 54 titik banjir dan genangan ada di Jakarta. 11 titik di Jakarta Selatan dan 29 titik ada di Jakarta Timur. Dan 14 titik lainya pun ada di Jakarta Utara," ungkap Kepala Pusat data Informasi dan juga Humas BNPB yakni Sutopo Purwo Nugroho yang di dapatkan di Jakarta.

Hingga pagi ini pun daerah yang terendam banjir dapat di datakan di bawah ini :

Jakarta Selatan

1. JOR Arah Pondok Indah, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 30 cm
2. Duta Indah Blok M, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 32 cm
3. Komp. Kejagung Blok H, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 30 cm
4. Kalibata City, Jakarta selatan ketinggian air mencapai 30 – 40 cm
5. Mampang, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 20 – 50 cm
6. Simprug Golp Senayan,Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 15 cm
7. Mampang Prapatan, jakarta Selatan ketinggian air mencapai 40 cm
8. Jalan Pancoran Barat, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 40 cm
9. Jalan Komp. Bank indonesia, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 20 – 30 cm
10. Stasiun Tebet, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 20 – 40 cm
11. LAN Pejompongan, Jakarta Selatan ketinggian air mencapai 30 cm

Jakarta Timur

1. Kebon Pala, KP. Makasar jakarta Timur 40 cm
2. Pondok Kelapa, Pemukiman Rumah Lampiri 30 – 50 cm
3. Komp. Bilimun 70 cm
4. Jalan Pndok Kelapa, Jakata Timur 20-30 cm
5. Pondok Kelapa, Lembah lontar, Jakarta Timur 100 cm
6. Pondok Kelapa, Lembah Nyiur, Jakarta Timur 30 cm
7. Taman Malaka selatan 3, Jakarta Timur 100 cm
8. Jl. Pendidikan Raya, Jakarta Timur 50 – 60 cm
9. Rumah sakit duren sawit, Jakarta Timur 40-50 cm
10. 8 titik di Klender, Jakarta timur 10 – 20 cm
11. 2 titik di Duren sawit, Jakarta Timur 20 – 30 cm
12. Perumnas klender, Jakarta Timur 50 cm
13. Rw, 5 Kel. Jatinegara, Jakarta Timur 40 cm
14. Kawasan indutru pulo gadung, Jakarta Timur 10 - 12 cm
15. Kelurahan Rawa teratae, Jakarta Timur 40 – 60 cm
16. Perum Jatinegara indah, Jakarta Timur 30 cm
17. Pulogebang PHP, Jakarta Timur 20 – 30 cm
18. Cakung timur, Jakarta Timur 30 cm
19. Cakung , Jakarta Timur 30 – 40 cm
20. Garden City Cakung, Jakarta Timur 40 cm
21. Kompleks Keuangan, Jakarta Timur 20 cm
22. Layur, Jakarta Timur 14 cm
23. Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur 50 cm
24. Jalan Pemuda, Rawa Mangun, Jakarta Timur 20 cm
25. Jalan Rawa mangun, Jakarta Timur 30 cm
26. Pulomas Kayuputih Jakarta Timur 40 cm
27. Kelurahan Kayuputih, Jakarta Timur 10 – 15 cm
28. Kayumas Utara, Jakarta Timur 40 cm
29. Kayu Manis I, Jakarta Timur 30 cm

Jakarta Utara

1. Pulo Nangka Timur, Jakarta Utara 30 cm
2. Kelapa Gading, Jakarta Utara 20 – 30 cm
3. Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara 40 cm
4. komp. Janur Indah, Jakarta Utara 15 – 25 cm
5. RS Mitra keluarga Kelapa gading barat, Jakarta Utara25 cm
6. Bulevard MOI, Jakarta Utara 28 cm
7. Pegangsaan, Jakarta Utara 2 60 cm
8. Rw. 12 Pegangsaan 2, Jakarta Utara 40 cm
9. Tugu Utar Pelumpang, Jakarta Utara 80 cm
10. Kelurahan Laboa Kecamatan Koja 20-80 cm, Jakarta Utara (dua titik)
11. Pasar Rebo, Jakarta Timur 50 cm
12. Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur 40 – 90 cm
13. Kelurahan Kramat Jati, Jakrata Timur 60 cm
14. Kelurahan Pondok Gede, Jakarta Timur 20 – 70 cm

Humas BNPB tersebut juga menambahkan bahwa ketinggian banjir yang terjadi di Cipinang Melayu Jakarta Timur pun berkisar 70 - 150 cm. Dan bahkan banjir juga merendam wilayah di Bekasi tepatnya di Jakasetia dan juga Jakasampurna. Dan untuk posisi Tangerang di Pondokranji.

"Banjir ini terjadi akrena drainase perkotaan yang tidak mampu lagi menampung aliran dari permukaan. Dan bukan hanya itu sja sungai pun pada meluap hingga ada keluar Siaga I dan II karena permukaan pada drainase tidak dapat di buang ke sungai," tutup Sutopo.

0 komentar:

Posting Komentar