Selasa, 04 April 2017

Djarot Minta Maaf kepada Warga Jakarta Karena Rumah?

Djarot Minta Maaf kepada Warga Jakarta Karena Rumah?


Berita Indonesia - Semakin dekatnya pemilihan Pilkada 2017 pun membuat pasangan urut nomor 2 yakni Ahok dan Djarot pun semakin gencar dalam mencari suara kepada warga Jakarta. Dan bahkan barusan ini pun Calon Wakil Gubernur Petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pun melakukan penyusuran di dusun warga. Dan anehnya lagi pun Djarot meminta maaf kepada warga yang di kunjunginya tersebut karena tidak bisa memberikan janji rumah murah kepada mereka.

Rival dari Ahok-Djarot sendiri pun melakukan kampanya dengan menjanjikan rumah murah dimana berkisar Rp 350 Juta dengan DP 0 rupiah. Dan itu pun membuat Djarot pun tidak bisa menjanjikan rumah tersebut kepada warga yang telah di kunjunginya. Dan bahkan Djarot dengan terus terang pun menyatakan tidak bisa menyediakan rumah tersebut.

"Bukan gampang lo cari DP 0 persen dengan harga rumah Rp 350 juta di Jakarta saat ini. Dan saya merasa kami tidak bisa menjanjikan hal tersebut dan saya minta maaf," ungkap Calon Wakil Gubernur Jakarta tersebut yang sedang dalam penyusuran di Jalan Sentra Primer tersebut.

Dan bahkan pasangan nomor urut dua tersebut pun siap mengapresiasi jika memang pasangan rivalnya tersebut bisa mewujudkan janji tersebut. Dan bahkan menurut Djarot sendiri pun pemukiman warga yang dibangun di Ibu Kota pun itu ke atas atau pun vertikal.

"Itu program yang sangat baik dan saya berserta pak Ahok sangat mengapresiasi dengan baik. Tapi yang jadi persoalannya bisa tidak itu terjadi. Dan saya mohon maaf lo kalau saya dan bapak Ahok pastinya tidak bisa menjanjikan hal tersebut karena kami sudah pernah menyampaikan kalau bangun perumahan di Jakarta yang layak itu vertikal atau pun ke atas," ucap Djarot.

"Ya kalau memang mau rumah tapak ya di pinggir Jakarta. Dan nantinya rumah rusun pun bisa dipergunakan sesuai dengan harga kos. Ya apartemen yang harganya seperti kos. Semua orang bisa dapat dan bahkan dia punya rumah di pinggiran lagi," sambung Djarot.

Dan Djarot sendiri pun memiliki janji yang berbeda dengan rival pasangan mereka yakni Anies yang dimana pasangan Ahok dan Djarot pun berjanji akan siap melakukan pembedahan rumah kepada setiap warga yang tidak mampu yang dimana memang sudah tidak layak di huni lagi. Dan bahkan Djarot berjanji akan bertanggung jawab penuh dalam program tersebut karena sebelumnya sudah berpengalaman ketika masih menjadi seorang wali kota.

"Sewaktu saya masih menjadi walikota kan saya pernah bertanggung jawab dalam program bedah rumah. Dan dalam prinsip saya sendiri itu harus saling gotong royong dan bekerja sama dengan RT dan RW agar semua warga bisa ikut terlibat dan semakin menjalani silaturahmi," ucap Djarot.

Dan Djarot sendiri berharap banyak kalau yang bisa mengerjakan itu semua adalah warga sekita dan bisa bergotong royong dalam membedah rumah yang tidak layak lagi untuk di huni.

"Kita perlu menjalani silaturahmi dan untuk teh dan bakwan pasti masih sanggup kan jadi kita bisa sama-sama menjalani persaudaraan agar lebih erat lagi jika kita melakukan gotong royong nantinya," sambung Djarot lagi.

Dan dengan bantuan dari beberapa pasukan yang akan di buat oleh pak Djarot bersama dengan pak Ahok pun akan siap dalam membedahi rumah yang di yakini akan menjadi salah satu program yang paling di sukai warga. Dan dengan bantuan para warga sekitar pun akan bisa mewujudkan gotong royong dan juga persaudaraan yang ketat lagi.

"Pasukan pelangi sudah kami siapkan dan akan siap dalam membedahi rumah yang memang sudah tidak layak huni. Dan para warga juga akan siap juga dalam membantu. Pasukan pelangi akan terdiri dari merah, orange, biru dan semua jadi satu. Dan bahkan atap akan kita gantikan baja ringan. Dan kami hanya meminta gotong royong saja tidak meminta banyak. Dan saya harapkan jangan ada isu penggusuran karena kami hanya ingin menata rumah yang tidak layak huni untuk bisa di huni lagi oleh warga," lanjut Djarot.

Dan bahkan Djarot pun berjanji kepada warga akan siap untuk bisa kerja bakti pada akhir pekan nanti dan itu pun membuat warga sangat antusias dalam menanggapi akan hal tersebut.

"Dan saya pikir sabtu-minggu saya akan siap ikut kerja bakti. Kalau untuk masalah ngecar dan pasang paku masih bisalah tapi kalau masang ubin enggak bisa," canda Djarot.

"Kalau rumah kita bersihin pasti bakalan sehat warganya dan kita siap bangun Indonesia kita dan Jakarta kita bangun," ucap Djarot kepada warga sekitar.

0 komentar:

Posting Komentar